Kamis, 25 Agustus 2011

CERITA PUASA KU



"Maafin Alif ya bi, besok kan mau puasa,,, yaahh Alif gak bisa makan deh,," Kata-kata itu yang keluar dari mulut anakku yang kedua ketika pertama kali ia memulai latihan puasa. Semula aku sedikit agak ragu,, apakah anakku bisa tahan puasa sampe maghrib atau tidak, karena ia gak bisa menahan lapar. Namun Subhanallah,,, sampai Ramadhan tahun ini, aku masih bisa melihat semangat dan keinginannya untuk menyelesaikan puasa bukan hanya sampai maghrib saja tapi satu bulan penuh. Duuhh nak, kamu memang hebat! Godaan melihat teman-temannya gak puasa, iklan minuman dan makanan yang bersliweran di TV, mampu ia atasi dengan kesabaran dan kesungguhan. Sungguh bukan perkara yang mudah untuk anak kecil seusiamu mampu melakukan hal itu tanpa paksaan dan tekanan dari siapapun. Aku dan suamiku hanya memotivasi agar mereka mau mencoba puasa,,, namun yang kami dapat dan lihat,, mereka justru melakukannya diluar bayangan kami. SATU BULAN PENUH,,,,, Subhanallah,,,, Begitu bangga dan bahagianya kami sebagai orang tuamu nak.
Saat usia 4 tahun, anakku yang pertama pun melakukannya dengan lancar. Ada rasa senang di hatinya walaupun pada saat itu ia mengharapkan ada hadiah yang kami berikan padanya karena ia sudah berpuasa satu bulan penuh. Seiring berjalannya waktu, akhirnya ia paham dan mengerti bahwa puasa bukan karena hadiah ataupun paksaan. Ya Allah,,, semoga Kau jadikan mereka anak-anak yang sholih, menyenangkan kami orangtuanya dan juga sebagai cahaya kami di Jannah-Mu nanti, amin. Sebentar lagi Lebaran nak,,, ayooo tambah semangat yaa puasanya,,, kita raih kemenangan di hari Fitri yang penuh berkah dan sukacita,,,, Peluk cium selalu untuk kalian buah hatiku,,, we are so proud of you,,, Jilan dan Alif,,,

Selasa, 23 Agustus 2011

Kisah Aneh Dari Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika



Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berke-nalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mere-ka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghor-matan lantas kembali duduk.
Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika meli-hat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pen-deta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang mus-lim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa per-tanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda terse-but dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut.
Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menja-wabnya dengan tepat.”
Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan!
Sang pendeta pun mulai bertanya, “Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada em-pat belasnya. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyu-kainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu! Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?”
Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu ter-senyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,
-Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
-Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman,
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tan-da (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12).
-Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh.
-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.
-Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk.
-Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman,
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).
-Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman,
รพ”Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).
-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa j: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*
-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah ke-baikan. Allah SWT berfirman,
“Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).
-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf j.
-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa j yang terdapat dalam firman Allah,
“Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu de-ngan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).
-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT ber-firman,
“Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menying-sing.” (At-Takwir: 18).
-Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf j, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada cercaaan ter-hadap kalian.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman,
“Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara kele-dai.” (Luqman: 19).
-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).
-Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT,
“Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).
-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mende-ngar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengu-rungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini dise-tujui oleh sang pendeta. Pemuda ini berkata, “Apakah kunci surga itu?” mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyem-bunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mende-saknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 per-tanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!” Pendeta tersebut berka-ta, “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah.” Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.” Sang pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa anna Muhammadar Rasulullah.”
Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.

Ungkapan Hatiku



Kesabaranmu,,,
meluluhkan hati qu
Kasih sayangmu,,,
menghangatkan hidup qu
Kebaikanmu,,,
menenggelamkan keangkuhan qu
Ketika hati ini galau,,, kau ceritakan kisah-kisah yg menggugah,, membangkitkan dan menenangkan qu
Ketika jiwa ini lemah,,,
kau sirami dgn sejuta bait-bait cinta dari Sang Khaliq,,, agar aq tetap tersenyum dan optimis
Ketika masa berlalu,,,
kau tetap menyayangi, mencintai dan menerima qu apa adanya,,,
Tiada kata yg dpt qu ucapkan,,, selain aq bahagia mnjd bagian hidupmu,,,
Rasa syukur tak terhingga,,, krn Allah pilihkan dirimu untuk qu,,,
Meski cobaan, halangan dan kerasnya hidup,,,
qt coba menjalaninya dgn penuh keikhlasan, kepasrahan krn keyakinanmu bahwa ada sesuatu yg besar yg Allah rencanakan u/ hidup qt,,,,
Terima kasih,,,
atas smua cinta dan kasih sayangmu selama ini,,,
atas smua kebaikan dan perhatian yg kau berikan selama ini,,,
Hanya do'a dan harapan yg dpt qu panjatkan,,, agar Allah selalu menjagamu, melindungimu dan menjadikanmu,,, Raja untuk qu di dunia dan di akhirat nanti,,,,

to my beloved husband,,, you're inspiring my life, my soul and my heart,,,,

Senin, 22 Agustus 2011

a New Member


Ketika kutahu ada yang berbeda dan rasa yang tak biasa,,, aku mulai curiga. Penasaran, khawatir, harap-harap cemas apakah ini hanya perasaanku saja atau aku hanya masuk angin,,, seperti yang diungkapkan suamiku padaku. Awalnya deg-degan,,, walaupun ini bukan yang pertama kalinya aku merasakan hal ini tapi tetap saja kalo menyangkut test kehamilan,,,, aku gak bisa tidur. Ternyata suamikupun merasakan hal yang sama,,,, 1 2 3 ,,,, Subhanallah,,,, bay (ucapan sayangku pada suamiku) umi hamil! Oooo,,, Alhamdulillah,,,, Hari berganti hari, bulan berganti bulan,,, kulalui dengan penuh ujian kesabaran, ketabahan, kelapangan, kekuatan,,, karena di hamilku yang ketiga,,,, Allah teramat sangat mencintai dan mengajariku tentang berbagai hal. Satu-satunya yang membuatku kuat dan tetap bertahan karena 2 anak-anakku yang selalu ada didekatku, juga karena bayi yang saat ini bersemayam di rahimku,,, they're my strength,,, my hope,,, my power,,, pokoknya mereka adalah segalanya bagiku.
Alhamdulillah,,, tgl 18 februari 2011 telah lahir anakku yang berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama oleh suamiku Muhammad Hariz Abdurrahman,,,, panggilannya Aiz. He's our son, our new member, our light, our hope, our heart, our motivation,,,, dan sekarang usianya sudah 6 bulan. Banyak cerita indah didalamnya, manis dan pahit bercampur jadi satu karena ini dinamika kehidupan. Satu yang saat ini ada dalam hatiku bahwa,,,, Allah telah memberikan kenikmatan terbesar dalam hidupku, aku memiliki suami yang mencintaiku apa adanya, anak-anak yang menyenangkan hatiku juga mertua baik yang menganggapku seperti anaknya sendiri juga keluargaku yang selalu mendukungku. Subhanallah,,,,, its my heaven in this world,,,,,, I Love u all because Allah,,,,